Geger Modus Penipuan Catut Nama Kejari Abdya Via WA
Aksi penipuan mencatut nama pejabat Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya kini makin marak. Pelaku melancarkan aksinya melalui pesan singkat WhatsApp dan panggilan telepon. Warga diminta ekstra waspada agar tidak menjadi korban pemerasan.
![]() |
| Kepala Kejaksaan Negeri Abdya Kardono |
BLANGPIDIE — Modus penipuan ini menyasar masyarakat dengan dalih meminta sumbangan. Oknum tersebut menyamar sebagai pimpinan atau staf kejaksaan setempat. Mereka juga kerap meminta fasilitas tertentu dari calon korban.
Kepala Kejaksaan Negeri Abdya Kardono menegaskan instansinya tidak pernah meminta uang. Semua layanan di kejaksaan bersifat gratis tanpa pungutan biaya apapun. Setiap kegiatan resmi selalu dibekali dengan surat tugas yang sah.
"Masyarakat kami himbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan," ungkap Kardono.
Ia meminta warga tidak mudah mempercayai pihak yang mengklaim mewakili Kejari Abdya. Terutama jika oknum tersebut bertujuan meminta sejumlah dana atau fasilitas.
Kardono menjelaskan petugas tidak akan pernah meminta nomor rekening perbankan warga. Pihaknya memastikan kerugian akibat penipuan ini bukan tanggung jawab kejaksaan. Institusi otomatis lepas tangan atas transaksi ilegal di luar prosedur resmi.
Lapor Segera ke Saluran Resmi
Pihak kejaksaan meminta warga untuk proaktif melaporkan setiap kejanggalan. Laporan ini sangat penting untuk memberantas praktik pemerasan di tengah masyarakat. Warga dapat segera menghubungi pihak berwenang jika menemukan indikasi serupa.
"Marilah kita bersama sama memberantas praktik penipuan dan pemerasan yang merugikan," tegas Kardono.
Aduan penipuan yang mencatut nama pegawai kejaksaan dapat disampaikan dengan cepat. Warga bisa langsung menghubungi pusat panggilan resmi di nomor 081110526165. Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk mencegah jatuhnya korban baru.


Posting Komentar