Perputaran Uang UMKM Melonjak, HIPMI Puji Perhelatan HUT Abdya
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menuai apresiasi dari kalangan pengusaha. Rangkaian festival daerah tersebut dinilai tak sekadar menawarkan kemeriahan seremonial, melainkan sukses bertransformasi menjadi mesin penggerak ekonomi akar rumput.
![]() |
| Ketua BPC HIPMI Abdya Akmal Al-Qarasie |
BLANGPIDIE — Tingginya lonjakan transaksi UMKM dan pedagang kecil selama sepekan terakhir memicu respons positif dari Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) setempat. Hal ini ditegaskan menyusul usainya pergelaran akbar tahunan tersebut pada Selasa, 28 April 2026.
Ketua Umum BPC HIPMI Abdya, Akmal Al-Qarasie, menyoroti strategi pemerintah daerah yang memadukan pesta rakyat dengan ruang perniagaan secara masif.
“Di bawah kepemimpinan Bupati Safaruddin, HUT Abdya ke-24 tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat,” ujar Akmal.
Berbagai atraksi seperti tradisi bakar lemang massal, pentas seni budaya, hingga pameran produk lokal berhasil memancing gelombang kunjungan dari berbagai wilayah. Trafik massa inilah yang langsung mengerek omzet pedagang kaki lima, pelaku usaha mikro, dan warga yang mendadak berjualan di sekitar lokasi.
Akmal menilai, formula perayaan seperti ini sukses mendongkrak visibilitas potensi kuliner dan karya lokal Abdya langsung ke hadapan tamu luar daerah.
"Ini menunjukkan bahwa sebuah perayaan daerah dapat memberi nilai tambah apabila dikemas dengan baik," tegasnya.
Melihat tingginya antusiasme pengunjung dan lonjakan daya beli, HIPMI mendorong pemerintah kabupaten agar mempertahankan skema serupa untuk agenda publik lainnya. Integrasi antara promosi daerah, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi terbukti efektif menstimulasi pasar lokal.
BPC HIPMI Abdya kini menaruh ekspektasi agar daerah tersebut makin kompetitif dan ramah investasi. Keterlibatan aktif generasi muda diharapkan terus mendapat ruang luas guna memajukan kesejahteraan kabupaten berjuluk "Bumoe Breuh Sigupai" itu.

Posting Komentar