Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Atasi Masalah Desil, Dinsos Abdya Gercep Bikin Tim Verifikasi

Dinsos Abdya bersama lintas instansi membentuk Tim Verifikasi Desil di RSUD Teungku Peukan guna mempercepat penanganan keluhan masyarakat

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) segera membentuk Tim Verifikasi Desil di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP).

Rapat pembentukan Tim Verifikasi Desil di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) Kabupaten Abdya. Foto: Ist

SUSOH - Langkah itu dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan secara merata di tengah polemik data desil program jaminan kesehatan.

Pembentukan tim tersebut menyusul munculnya keluhan dari sejumlah warga yang tercatat pada kategori desil 8 hingga 10, meski kondisi ekonomi mereka dinilai layak masuk kelompok desil 1 sampai 7.

Kepala Dinsos Abdya, Iin Supardi, mengatakan tim verifikasi nantinya akan bekerja langsung di lingkungan RSUD-TP guna membantu masyarakat yang mengalami kendala terkait status desil.

"Menindaklanjuti instruksi Pak Bupati, kita akan membentuk Tim Verifikasi Desil di RSUD-TP untuk membantu masyarakat yang ada keluhan terkait masalah desil untuk mengupdate langsung datanya," kata Iin Supardi, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan tim tersebut merupakan hasil rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari manajemen RSUD-TP, Badan Pusat Statistik (BPS), BPJS Kesehatan, hingga unsur pemerintah daerah.

Rapat itu turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Abdya Amrizal, Kepala Bapperida Sufrinaldi, serta sejumlah pihak lain yang terlibat dalam penanganan persoalan data sosial masyarakat.

Selain membentuk tim di rumah sakit, Dinsos Abdya juga akan melakukan sosialisasi langsung ke gampong-gampong. Upaya itu dilakukan bersamaan dengan pembukaan pos pengaduan bagi masyarakat yang mengalami masalah terkait data desil.

"Kita juga menyediakan nomor pengaduan. Jika ada masyarakat yang bermasalah dengan desilnya, nantinya bisa langsung menghubungi (telpon) ke nomor 082364562156. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera aktif," ucapnya.

Menurut Iin, masyarakat juga perlu proaktif mengecek status desil masing-masing agar kesalahan data dapat segera diketahui dan diperbaiki lebih cepat.

"Kenapa ini penting, karena masyarakat harus mengetahui mereka masuk ke dalam kategori desil berapa. Jika tidak sesuai, bisa langsung diperbaiki," ucapnya.

Tak hanya itu, Dinsos Abdya juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemutakhiran Data untuk mempercepat proses pembaruan data masyarakat di daerah tersebut.

Iin menilai keterlibatan aparatur gampong, operator data, hingga pihak rumah sakit menjadi bagian penting dalam menyelesaikan persoalan desil yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

"Dengan kolaborasi antara dinas, gampong, dan pihak rumah sakit, Insya Allah masalah desil ini bisa kita atasi," ungkapnya.

Ia menambahkan, operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIK-NG) nantinya juga akan dilibatkan agar proses perubahan data masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

"Saat ini Operator SIK-NG juga sedang melaksanakan bimbingan teknis. Insya Allah kita semua akan laksanakan secara optimal ditingkat daerah," pungkasnya.