Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

BPBD Abdya Waspadai Dampak Curah Hujan Tinggi, Arus Sungai Berbahaya

BPBD Abdya mengimbau warga waspada curah hujan tinggi, awasi anak di sungai, cegah risiko arus deras dan banjir kiriman.

Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam sebulan terakhir memicu peningkatan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di aliran sungai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah, terutama dalam mengawasi aktivitas anak-anak.


Bendungan Krueng Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya)

BLANGPIDIE - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Abdya, Mukhsin, menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di sungai. Ia meminta orang tua lebih ketat mengawasi anak-anak yang mandi maupun bermain di aliran sungai.

“Kita mengimbau kepada masyarakat agar mengawasi anak-anak yang beraktivitas, baik mandi maupun bermain di sungai di tengah kondisi cuaca saat ini,” kata Mukhsin, Minggu (3/5/2026).

Menurut dia, curah hujan tinggi membuat kondisi sungai menjadi tidak stabil. Arus dapat berubah deras secara tiba-tiba, sementara kedalaman air sulit diprediksi, terutama setelah hujan lebat mengguyur wilayah hulu.

“Arus sungai bisa menjadi sangat deras dan kedalamannya tidak dapat dipastikan. Ini sangat berisiko dan dapat menyebabkan kejadian tenggelam,” ujarnya.

Mukhsin juga mengingatkan potensi air bah atau banjir kiriman yang dapat datang tanpa peringatan. Kondisi ini kerap terjadi saat hujan turun di daerah hulu, meskipun di wilayah hilir hanya tampak mendung.

“Kita juga harus waspada terhadap potensi air bah yang datang tiba-tiba, terutama saat cuaca mendung atau hujan di hulu sungai,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengantisipasi risiko tersebut. Anak-anak diminta tidak bermain di bantaran sungai, khususnya saat kondisi cuaca buruk.

“Dengan perhatian bersama, kita berharap dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. BPBD siap memberikan pelayanan, dan jika terjadi peristiwa, masyarakat diminta segera menghubungi kami,” pungkasnya.