Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Ini Tanggapan Ketua DPRK Abdya Soal Perintah Bupati Tetap Layani Pasien Desil 8+

Kebijakan Bupati Safaruddin soal JKA diapresiasi Abi Roni, data keliru jangan halangi rakyat berobat

Kebijakan Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, yang memerintahkan RSUD Teungku Peukan melayani semua desil dengan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mendapat apresiasi dari DPRK setempat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Roni Guswandi. Foto: Ist

BLANG PIDIE - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) Roni Guswandi sapaan akrab Abi Roni, menilai langkah itu sudah tepat. Menurutnya, kesehatan menyangkut sisi kemanusiaan, apalagi banyak warga miskin yang salah data.

"Kami menilai, langkah Pak Bupati sudah tepat, sembari menunggu perbaikan data yang akurat dari Gampong. Apalagi kesehatan ini menyangkut sisi kemanusiaan," kata Abi Roni, Jumat (8/5/2026).

Abi Roni juga menyoroti kasus serupa di kabupaten lain, di mana penyandang disabilitas dan warga miskin masuk ke dalam desil 8.

"Seperti kasus yang viral di Kabupaten lain di Aceh. Ada penyandang disabilitas dan warga miskin masuk ke dalam desil 8. Artinya, ini sangat kita sayangkan," ujarnya.

Langkah Bupati membentuk Tim Verifikasi Desil melalui Dinas Sosial dinilai sangat tepat agar masyarakat cepat terlayani tanpa hambatan.

"Yang memang perlu diperkuat itu adalah data dasar dari Gampong. Kami pikir ini perlu segera sama-sama kita perbaiki dengan cara kolaborasi," ucapnya.

Abi Roni menegaskan, tidak boleh ada masyarakat yang berhak mendapat JKA terabaikan hanya karena masalah data. Ia pun mendorong masyarakat ikut cek desil masing-masing.

Sebagai Ketua DPRK Abdya, ia mendukung penuh langkah Bupati Safaruddin dan siap berkolaborasi dengan legislatif memperbaiki data di tingkat Gampong.

"Saat ini yang perlu kita lakukan adalah perbaikan, jika data ada yang keliru. Mudahan-mudahan persoalan ini segera mendapatkan titik terang, dan masyarakat bisa terlayani dengan maksimal saat berobat di pusat kesehatan," pungkas Abi Roni.