Remaja 12 Tahun Hilang Terseret Arus Krueng Manggeng Tadi Sore
Seorang remaja laki-laki berusia 12 tahun bernama Reza dilaporkan hilang usai terseret arus saat mandi di kawasan Bendungan Intake Krueng Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, Sabtu (2/5) sore.
![]() |
| Tim SAR bersama warga setempat melakukan operasi pencarian remaja yang hanyut di Krueng Manggeng, Sabtu (2/5) sore. Foto: IST |
LEMBAH SABIL — Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian.
Insiden nahas tersebut bermula ketika korban tengah berenang bersama sejumlah temannya di sekitar sungai pada pukul 16.00 WIB.
Kondisi arus yang cukup deras, dibarengi dengan debit air yang meningkat secara tiba-tiba, membuat korban kesulitan mengendalikan diri.
Dalam waktu singkat, Reza terseret arus ke bagian sungai yang lebih dalam dan hilang dari pandangan.
Camat Manggeng, Ridhawiyardi, membenarkan adanya peristiwa hilangnya remaja tersebut. Ia menyebut pihak berwenang langsung melakukan koordinasi lintas instansi dan terjun ke lokasi sesaat setelah menerima laporan.
"Benar, kita menerima laporan adanya warga atas nama Reza, usia 12 tahun, yang hanyut di wilayah Bendungan Paya Itek Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil berbatas dengan Lhok Puntoy, Kecamatan Manggeng sore tadi sekitar pukul empat. Saat ini pencarian sedang diupayakan semaksimal mungkin," ujar Ridhawiyardi saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5).
Operasi pencarian kini melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya, personel TNI dan Polri, serta dibantu oleh warga setempat.
Strategi pencarian difokuskan pada penyisiran darat dengan memantau area pinggiran sungai dari titik awal kejadian hingga menyusuri aliran ke arah hilir.
Meski demikian, proses pencarian menemui sejumlah kendala. Ridhawiyardi menyebut arus sungai yang berfluktuasi serta kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan berat bagi tim penyelamat di lapangan.
Di tengah upaya pencarian yang masih berlangsung, pihak berwenang mengingatkan masyarakat bahwa kawasan bendungan dan aliran sungai memiliki risiko tinggi, terutama saat terjadi peningkatan debit air.
Ridhawiyardi juga mengimbau warga sekitar untuk tidak memenuhi area pinggir sungai agar operasi pencarian dapat berjalan lancar.
"Kami meminta doa dari seluruh masyarakat agar ananda Reza segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga meminta warga tidak berkerumun terlalu dekat dengan bibir sungai agar tidak menghambat proses evakuasi tim SAR," tegasnya.

Posting Komentar