Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Wabup Abdya Layat Remaja Korban Terseret Arus Krueng Manggeng, Serahkan Bansos

Reza dilaporkan hilang usai terseret arus di irigasi intake Sungai Krueng Manggeng saat sedang mandi bersama teman-temannya pada Sabtu (2/5) lalu.

Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli melayat ke rumah keluarga Reza (12), remaja yang tewas terseret arus di Sungai Krueng Manggeng. Dalam kunjungan tersebut, Zaman memberikan dukungan moril sekaligus menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada pihak keluarga.

Wakil Bupati Aceh Barat Daya Zaman Akli (kemeja putih, red) saat melayat keluarga Reza (13) di Gampong Suka Damai, Manggeng, Senin (4/5).

BLANGPIDIE — Zaman Akli datang ke rumah duka yang berada di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil pada Senin (4/5/2026). Kunjungannya turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Abdya, Iin Supardi.

"Kehadiran kami ke rumah orang tua almarhum ananda Reza untuk memberikan semangat kepada kedua orang tuanya. Kami juga menyampaikan salam dari Pak Bupati, karena belum sempat hadir, sebab masih diluar daerah," kata Wabup Akli di lokasi, Senin (4/5/2026).

Wabup menyebut bahwa setiap musibah yang terjadi pasti memiliki hikmah di baliknya. Ia pun menyampaikan rasa duka mendalam mewakili jajaran pemerintah daerah setempat.

"Kami Pemerintah Kabupaten Abdya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya. Mudahan-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Reza dilaporkan hilang usai terseret arus di irigasi intake Sungai Krueng Manggeng saat sedang mandi bersama teman-temannya pada Sabtu (2/5) lalu.

Setelah pencarian intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan masyarakat setempat, korban akhirnya ditemukan keesokan harinya, Minggu (3/5), sekitar pukul 10.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Ketua Tagana Abdya, Pardianto, menuturkan bahwa timnya menemukan korban saat sedang melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Lokasi penemuan berjarak cukup jauh, diperkirakan mencapai 8 kilometer dari titik awal kejadian di Bendungan Intake Krueng Manggeng.

"Korban ditemukan dalam posisi miring, tersangkut di tumpukan kayu dan bambu yang berada di tengah sungai. Begitu terlihat, tim langsung turun ke air untuk melakukan evakuasi," ujar Pardianto.

Menyusul penemuan jasad korban tersebut, Plt Kalak BPBD Abdya, Mukhsin, bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik, Maimun Sabri, menyatakan bahwa operasi pencarian gabungan resmi ditutup.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim gabungan dan seluruh warga yang telah berjibaku tanpa kenal lelah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan," pungkas Mukhsin.

Kini, jenazah remaja berusia 12 tahun tersebut telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, untuk dikebumikan.